August 11, 2009

REVIEW: MERANTAU






































"Dalam tradisi Minangkabau setiap anak laki-laki suatu hari akan pergi meninggalkan tanah kelahiran mereka dan berjalan mencari pengalaman hidup. Pengalaman hidup yang akan membuatnya menjadi lelaki sejati."

Tadinya saya pikir, film apaan nih? Koq judulnya nggak banget, Merantau. Tapi setelah baca review dan ulasannya, saya malah jadi penasaran kayak apa film ini jadinya nanti. Merantau mengangkat tema yang jarang sekali diangkat yaitu tentang bela diri tradisional Indonesia, Pencak Silat Harimau yang berasal dari Sumatra Barat. Lebih istimewanya lagi, Merantau disutradari oleh Gareth Evans yang berasal dari Inggris. Gareth Evans adalah seorang penulis dan sebelumnya sudah pernah menyutradarai sebuah film dokumenter tentang pencak silat di Indonesia. Film dibuka dengan pengenalan tokoh utama, Yuda (Iko Uwais) yang siap meninggalkan tanah kelahirannya karena mengikuti tradisi merantau yang harus dijalankan setiap laki-laki di Minangkabau, Sumatra Barat. Dengan modal silat Harimau yang dikuasainya, akhirnya Yuda pergi merantau ke Jakarta meninggalkan ibunya, Wulan (Christine Hakim) dan kakaknya, Yayan (Donny Alamsyah). Namun hidup di Jakarta tidaklah semudah yang Yuda kira, ia terlunta-lunta tidak mendapat tempat tinggal dan pekerjaan. Lalu nasip mempertemukannya dengan seorang anak yatim piatu bernama Adit (Yusuf Aulia) dan sang kakak yang bekerja sebagai penari bar, Astri (Sisca Jessica). Ketika Astri terlibat masalah karena akan menjadi korban perdagangan perempuan, Yuda pun tidak tinggal diam. Keahlian silatnya dipergunakan untuk menyelamatkan kedua kakak beradik tersebut. Menurut saya film ini bagus, dengan durasinya yang termasuk panjang sekitar 2 jam lebih, tapi tidak membuat saya bosan. Meskipun di awal film alur ceritanya agak lambat, tapi mulai tengah menuju akhir film ini mulai menunjukkan keseruannya. Iko Uwais sang pemeran utama, meskipun belum pernah bermain film layar lebar sebelumnya, tetap memperlihatkan aksi yang menawan. FYI, Iko ini beneran atlit pencak silat dari perguruan tiga berantai lho! Makanya mungkin hal ini juga yang membuat adegan berantem dalam film terlihat alami. Semua casts di film ini menurut saya pas dengan porsinya masing-masing, mulai dari Christine Hakim yang meski hanya muncul sebentar tapi pesonanya luar biasa, lalu Sisca Jessica yang sukses memperlihatkan emosinya dalam film ini, masih banyak lagi. Banyak yang menyangka kalau film ini hanya akan mengedepankan sisi action atau silatnya saja, padahal sisi dramanya juga ada lho! Di akhir cerita malah perasaan saya ikut terharu terbawa suasana film. Penasaran? Jangan ragu untuk nonton deh! Memang masih belum sempurna kalau dibanding sama film-film action versi Hollywood, tapi udah jauh lebih baiiiiikkkkk dibanding film laga Indonesia sebelumnya, JAUH! Sayang, sutradaranya bukan orang Indonesia, jadi kita belum bisa terlalu bangga. Tapi gpp, ini bisa jadi langkah awal dan motivasi untuk para sutradara lokal supaya semakin banyak membuat film bermutu dengan tema beragam. Jangan cuma horror sama film jual badan yang ga penting sama sekali. :)




+ komentar + 12 komentar

August 11, 2009 at 9:38 AM

scene fighting mantap banget & salut juga buat stunt fighting, tapi sayang durasinya kepanjangan, banyak adegan drama yang menurut sayang engga penting dan lambat. btw link-nya masukin ke blog saya yah..

Terimakasih e2p atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU
August 11, 2009 at 11:09 AM

Aku penasaran bangettt pengenn nonton tp belum ada waktu... huhu.

at least,makasih ya gab udah direview..

Terimakasih Raisya Elias atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU
August 11, 2009 at 7:00 PM

Filmnya emang keren pisan uy.. Cukup bikin terenyuh juga di bagian endingnya.

Ayo bang Iko maen pelem eksyen lagih.. ahahaha..

Terimakasih WewW atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU
August 11, 2009 at 10:51 PM

Wah, belum nonton nih. Belum bisa komentar apa-apa deh. Dengan durasi 200 menit lebih pasti puas betul ya. Ah, mudah-mudahan nantinya senikmat menonton Seven Samurai atau King Kong sama trilogi Lord of the Rings-nya Peter Jackson.

Terimakasih Hakimicture atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU
August 12, 2009 at 7:35 AM

BELOOOM NONTON!!!
sial! di Pekanbaru telat nih keluarny..

Terimakasih mira atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU
August 22, 2009 at 8:20 AM

hehe bukan 213 menit kali Gab, itu mah lebih dari 3 jam hehe. 2 jam 13 menit mungkin :D.

Yah not bad lah. Iko Uwais bisa jadi aktor laga masa depan. Tinggal diasah aja aktingnya.

Terimakasih Bang Mupi atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU
August 22, 2009 at 11:30 AM

ohh iya bang, kynya aku ga konsen pas nulisnya.. hahaha..
thanks udah diralat.. :)

August 29, 2009 at 9:55 PM

Gareth dan Iko bakalan bikin film selanjutnya uy. Tenang, bukan Merantau 2 (ya iyya lha). Filmnya judulnya 'Berandal' masih ngangkat bela diri silat. Tapi ceritanya belum tauk. ^^

Terimakasih WewW atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU
Anonymous
January 25, 2010 at 5:29 PM

ada yang tahu link download filmnya ga y?

Terimakasih Anonymous atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU
Anonymous
April 8, 2010 at 11:35 AM

efek perkelahiannya bagus, tapi sayang si "yuda" mati...beugh

Terimakasih Anonymous atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU
Anonymous
March 21, 2012 at 6:12 AM

ini link download filmnya, langsung sedot adja gank!!! http://www.youtube.com/watch?v=dbyXusQDKtI

Terimakasih Anonymous atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU
Anonymous
March 21, 2012 at 6:14 AM

http://www.youtube.com/watch?v=dbyXusQDKtI ini linknya, silahkan sedot gan!!!

Terimakasih Anonymous atas Komentarnya di REVIEW: MERANTAU

Post a Comment