October 11, 2009

REVIEW: THE UGLY TRUTH



"Never talk about your problems 'cause men don't really listen or care."

Hilarious! Sepanjang menonton film ini saya sukses dibuat tertawa. Bahkan pacar saya pun suka dengan The Ugly Truth. Padahal waktu ajak agak saya 'paksa'. Hehe.. Well, cowok khan memang ga terlalu suka dengan film romantic comedy seperti ini, biasanya kata mereka : ga berbobot lah, ga ada isinya, boring, dll. Tapiiii..ga bisa dipungkiri hampir 90% dari cewek-cewek pasti suka nonton genre ini, karena bagi kita : so sweet, ringan, enak ditonton, dan bisa ngebayangin jadi pemeran utamanya pas selesai nonton. Hahaha.. Bener ga sih? Untunglah ternyata The Ugly Truth memang entertaining sekali! Ceritanya tentang Abby Richter (Katherine Heigl) yang adalah seorang produser acara berita pagi di Sacramento, California. Ia hanya tinggal berdua dengan kucing kesayangannya dan selama ini terkesan terlalu mendalami pekerjaannya sehingga urusan cinta terbengkalai. Suatu hari acara yang diproduserinya mengalami penurunan rating, Abby pun dituntut untuk mengembalikan rating tersebut seperti semula. Tentu saja dengan cara mencari sesuatu yang 'beda' dan fresh untuk acaranya. Sayang seribu sayang, ternyata boss Abby sudah memutuskan pilihannya sendiri. Pilihan tersebut jatuh kepada seorang pria urakan bernama Mike Chadway (Gerard Butler) yang adalah seorang pembawa acara interaktif tengah malam di sebuah tv kabel berjudul 'The Ugly Truth'. Di akhir acara Mike selalu memberikan cara-cara kepada wanita tentang keinginan pria sebenarnya. Well so pasti yaa dari sudut pandangnya (re: pria). Lebih sialnya lagi, sehari sebelum perkenalan di kantor, Abby menelepon acara Mike tersebut dan mereka berdua beradu pendapat tajam. Kebayang dong gimana ekspresi muka Abby keesokan harinya ketika ia tahu bahwa partner kerja barunya adalah si cowok menyebalkan dari acara murahan tengah malam itu? Ceritanya sih klise, pasti semua sudah tau khan gimana akhir ceritanya nanti? 99,9% udah ketebak banget deh endingnya. Tapi menurut saya tetap enak ditonton koq. Karena lelucon-lelucon disini sangat fresh (sedikit menyerempet soal seks juga, jadi jangan ajak adik atau anak anda nonton). Hehe.. Gerard Butler dan Katherine Heigl lumayan cocok juga main film bareng. Dan saya salut dengan Gerard Butler yang sepertinya fleksibel sekali dalam berperan, mau main film perang kayak 300 hayo, main film action kayak di Gamer hayo, main drama kayak di PS. I Love You juga hayo, dan sekarang genre rom-com pun dijabanin juga. Sayang, peran yang diambil belum ada yang benar-benar memorable kalau menurut saya. Back to topic, saya sih recommended film ini. Kalau lagi pusing dan ga tau mau ngapain, cocok dehhh.. Dijamin terhibur banget! Trust me. :)




+ komentar + 2 komentar

dintha yuneza
October 16, 2009 at 8:59 AM

aku sudaa nonton nih say. hohohoho.
menghiburrlahh dengan ending yang-pasti-sudah-bisa-ditebak. hihihi.
aku suka joke2nyaa ringan dan menghibuuurr.

Terimakasih dintha yuneza atas Komentarnya di REVIEW: THE UGLY TRUTH
October 23, 2009 at 3:01 AM

in my honest opinion, i think this movie is a bit boring... some scenes were funny, but most of them were pretty blunt.. i think the rebound is a bit better...

Terimakasih Eunice atas Komentarnya di REVIEW: THE UGLY TRUTH

Post a Comment