December 9, 2010

REVIEW: TANGLED 3D






































"I know not who you are, nor how I came to find you, but may I just say... Hi. How you doin'?"

Disney's back with their classic CGI animation! Yayyy! Akhirnya Disney kembali membuat film animasi klasik yang sudah dirindukan banyak orang. Tidak hanya anak kecil saja yang menyukai animasi seperti ini, orang dewasa pun pasti akan terhibur dengan jalan cerita unik, kisah yang manis, lelucon-lelucon lucu, gambar nan indah, serta alunan lagu sepanjang film yang enak didengar. Menurut saya Tangled sukses menyembuhkan kerinduan penonton akan film animasi musikal yang dulu sangat diminati seperti Beauty and the Beast, Cinderella, Snow White, dll. Putri Rapunzel mungkin belum seterkenal Putri Salju, tapi saya yakin karakternya akan gampang disukai anak-anak perempuan. Dengan rambut pirang super panjang, serta wajah cantik dan suara indah, pastinya Putri Rapunzel akan menjadi idola baru.

Pada suatu hari, seorang nenek tua jahat bernama Mother Gothel (Donna Murphy) memiliki tanaman ajaib yang dapat membuatnya tetap terlihat awet muda dan cantik. Namun, tanaman tersebut berhasil ditemukan dan digunakan untuk menyembuhkan sang Ratu dan sihir tersebut meresap ke anaknya yang belum lahir. Gothel lalu mencuri bayi tersebut dan mengangkatnya menjadi anaknya sendiri, memanggilnya dengan nama Rapunzel (Mandy Moore) dan menempatkanya dalam sebuah tempat rahasia dan tidak memperbolehkan Rapunzel meninggalkan tempat tersebut sama sekali. Setiap tahun pada hari ulang tahunnya, orang tua Rapunzel selalu menyalakan lentera dan menerbangkannya ke langit. Rapunzel selalu melihat dari kamarnya dan sangat ingin melihat secara langsung. Pada ulang tahun ke-18, ia meminta izin pada Mother Gothel untuk pergi ke dunia luar, namun tidak diizinkan. Tiba-tiba Flynn Rider (Zachary Levi) tidak sengaja menemukan tempat rahasia Rapunzel saat sedang melarikan diri. Mereka pun berteman dan mempunyai kesepakatan untuk saling membantu satu sama lain sampai akhirnya jatuh cinta.

Sebuah animasi yang sangat baik. Saya menonton versi 3D, akan tetapi menurut saya efek 3D-nya tidak terlalu istimewa. Menonton versi 2D-nya pun rasanya sudah bagus karena memang latar belakang pemandangan dan warna dalam animasi ini indah sekali. Terlebih pada adegan lentera terbang, WOW ~ sangat amat indah! Magical moment! Soundtrack disini juga asik untuk dinikmati apalagi didukung dengan suara Mandy Moore yang merdu. Tangled adalah sebuah animasi yang cocok untuk ditonton anak-anak, tentu saja orang dewasa yang memang menyukai animasi boleh menonton film ini. Beberapa lelucon dan karakter disini; seperti si kuda dan si bunglon, sungguh membuat saya terbahak-bahak. Secara keseluruhan, Disney berhasil membawa kembali nuansa animasi klasik yang sepertinya sekarang sudah mulai terlupakan. Great classic musical animation from Disney! :)





+ komentar + 1 komentar

Anonymous
December 9, 2010 at 9:59 PM

Saya suka film ini. Kocak abis. Roman pun dapat.

Rapunzel emang kick ass abis. Terutama saat menghajar Flynn dengan penggorengan. Kaget juga ngelihat cewek feminim kayak dia berbuat seberani itu.

Walopun.... rambut baru Rapunzel rada kacau. Apa gak ada tukang potong rambut di istana yang bisa ngerapihin rambutnya?

Terimakasih Anonymous atas Komentarnya di REVIEW: TANGLED 3D

Post a Comment