June 14, 2011

REVIEW: BEASTLY




































"You have a year to make someone love you, or stay like this forever."

Beastly adalah sebuah cerita modern dari dongeng klasik 'Beauty and the Beast'. Sayangnya, kalau anda mengharapkan film ini seindah kartun versi Disney, anda akan kecewa. Sebetulnya ketika tahu bahwa kisah si cantik dan si buruk rupa ini akan dibuat versi live-action modern saya agak skeptis, satu hal yang tetap membuat saya penasaran ingin menonton film ini hanya Alex Pettyfer. Hehe.. Namun menurut saya para remaja mungkin masih akan terhibur dengan film ini, karena film ini termasuk ringan apalagi menyangkut cinta-cintaan remaja. Saya sendiri lumayan terhibur dengan adanya deretan soundtrack-nya yang memang bagus-bagus dan tentu saja lelucon Neil Patrick Harris, meskipun itu semua tidak terlalu membantu memberikan poin lebih pada keseluruhan film ini.

Kyle (Alex Pettyfer) adalah seorang pemuda yang tampan, kaya, dan populer, namun ia juga sombong dan banyak mengganggu anak-anak di sekolahnya. Ketika si penyihir, Kendra (Mary-Kate Olsen), merasa tersinggung dengan ejekan dari Kyle, ia akhirnnya menaruh mantra jahat pada Kyle yang membuatnya menjadi buruk rupa. Satu-satunya cara agak ketampanannya kembali seperti semula adalah menemukan cinta sejati dalam waktu satu tahun. Jika Kyle tidak dapat menemukan perempuan yang betul-betul menerima dan mencintainya apa adanya dalam kurun waktu tersebut, ia akan selamanya menjadi buruk rupa.
Ketika sang ayah tahu kalau wajah anaknya menjadi seperti itu dan malu kalau sampai diketahui orang lain akhirnya Kyle diasingkan ke sebuah rumah terpencil bersama seorang guru privat yang buta (Neil Patrick Harris) dan pembantu rumah tersebut (Lisa Gay Hamilton). Secara tidak sengaja ia mulai memperhatikan Lindy (Vanessa Hudgens), teman sekelasnya yang tidak populer. Lindy yang mempunyai masalah keluarga kemudian mulai menarik perhatian Kyle dan perlahan Kyle mulai jatuh cinta padanya. Lindy sebetulnya juga mempunyai perasaan khusus pada Kyle. namun kemudian yang menjadi pertanyaan adalah: apakah Lindy mau menerima Kyle yang buruk rupa seperti sekarang?

Beastly sebetulnya memang dibuat Daniel Barnz sesuai dengan cerita dongengnya, lengkap dengan nuansa modern dan soundtrack anak muda yang 'in'. Namun entah kenapa script film ini sangat biasa. Alex Pettyfer sebagai salah satu aktor yang namanya sedang cemerlang di kancah Hollywood memang bermain lumayan baik dalam film ini, namun sayang tidak adanya chemistry dengan Vanessa Hudgens menjadi masalah utama film ini. Film bergenre romance ini memang semestinya menceritakan sebuah cerita cinta klasik adaptasi dongeng fantasi, namun apa yang dihasilkan Beastly terasa kurang romantis karena tidak adanya chemistry antara pasangan pemeran utamanya itu. Satu hal lagi, Alex Pettyfer didandani jelek seperti itu saja masih tetap terlihat keren tuh! Haha.. Kalau sekedar untuk menonton iseng karena tidak ada lagi film bagus di bioskop atau mau melihat Alex Pettyfer/Vanessa Hudgens di layar lebar yaa tidak masalah, tapi menurut saya nonton di DVD juga sudah cukup. :)





+ komentar + 2 komentar

June 23, 2011 at 2:13 PM

alasan ngebet nonton beastly dari 2010 hanya melihat coolnya alex pettyfer..pas jadi beastly aja cool..tapi bener nih kalo film ini memang mengecewakan apalagi endingnya bener2 ga ada kejutan sama sekali...yang bikin film ini hidup cuma alex P sama si mary kate

Terimakasih emma atas Komentarnya di REVIEW: BEASTLY
July 11, 2011 at 12:17 AM

Kurang greget,,

Terimakasih Outbound atas Komentarnya di REVIEW: BEASTLY

Post a Comment