May 15, 2010

REVIEW: DAYBREAKERS




































"The battle between immortality and humanity is on."

Berlatar belakang tahun 2019, dimana hampir seluruh manusia telah berubah menjadi vampir. Hanya tinggal segilintir manusia aja yang tersisa, mereka pun harus berusaha bertahan hidup dan bersembunyi dari para vampir yang ingin menangkap mereka. Seorang hematologist bernama Edward Dalton (Ethan Hawke) yang juga adalah seorang vampir merasa simpatik kepada manusia dan ia berusaha untuk menemukan obat guna mengembalikan para vampir menjadi manusia. Ia pun ingin kembali menjadi manusia. Akan tetapi di lain pihak, sang pimpinan perusahaan tempat Edward berkerja ingin mengumpulkan darah manusia sebanyak-banyaknya karena persediaan sudah semakin menipis seiring dengan semakin sedikit jumlah manusia yang tersisa. Para vampir harus meminum darah manusia agar dapat bertahan hidup, mereka juga tidak dapat terkena sinar matahari. Suatu hari secara tidak sengaja Edward bertemu dengan manusia bernama Audrey Bennett (Claudia Karvan), Audrey pun lalu mengenalkan Edward kepada Elvis (Willem Dafoe) yang ternyata adalah vampir yang telah berhasil berubah kembali menjadi manusia. Audrey dan Elvis mempercayai Edward karena menurut mereka Edward sepertinya adalah seorang vampir yang baik dan dapat mempergunakan rahasia ini untuk hal yang baik pula.

Menurut saya Daybreakers lumayan menghibur. Mungkin review saya akan sedikit subjektif karena saya memang sangat menyukai Ethan Hawke. Tapi selain unsur Ethan Hawke itu, menurut saya film ini memang lumayan. Banyak bagian dengan score yang berhasil membuat saya kaget. Sebagai sutradara yang bisa dikatakan pendatang baru, The Spierig Brothers berhasil menyajikan sebuah film bertema vampir masa depan dengan baik. Memang belum sempurna, karena menurut saya plot cerita kurang dijelaskan dengan baik. Juga ada beberapa hal konyol yang terbesit dalam pikiran saya seperti nama vampir Edward disini sepertinya terinspirasi dari Edward Cullen (Twilight), apalagi Edward Dalton diceritakan juga tidak mau meminum darah manusia. Namun secara keseluruhan saya merasa tidak rugi menonton film ini. Akting Ethan Hawke pas dengan peran yang dibawakan. Namun menurut saya yang mencuri perhatian adalah salah seorang aktor senior Hollywood, Willem Dafoe. Akting Dafoe disini sangat menghibur. Menurut saya ini juga merupakan salah satu kunci dari film ini, karena kalau tidak ada kehadiran Willem Dafoe mungkin film ini akan langsung gatot alias gagal total. :p





+ komentar + 4 komentar

May 15, 2010 at 1:55 PM

meski mungkin bukan ingin ikut-ikutan, namun sepertinya nama tokoh Edward disni bisa jadi akan mempengaruhi penonton lain..

sayang ku belum nonton nih film ini, kayak nggak ada feel gitu :)

Terimakasih budi cahyono atas Komentarnya di REVIEW: DAYBREAKERS
May 16, 2010 at 5:26 PM

agreed gab,
gue juga lumayan suka film ini, selain ngefans sama Hawke, filmnya juga thrilling,
feel vampire-townnya juga dapet banget ya
sayang Hawke perannya gak bagus banget tapi lebih menyalahkan skrip yang memang nggak terlalu membangun karakternya dia

Terimakasih Movietard atas Komentarnya di REVIEW: DAYBREAKERS
dintha yuneza
May 16, 2010 at 6:51 PM

mau komen ah gab..

klo menurut aku, kurang menggigit deh filmnya..
endingnya juga terkesan biasaaa bgtt..
apa karena aku nontonnya aku smabi yaa?

awalnya aku tertarik nonton yaaa karena ethan hawke .
tapi beneran deh dia dsni biasa aja perannya.

sekian comment saya
hihihihi :p

Terimakasih dintha yuneza atas Komentarnya di REVIEW: DAYBREAKERS
Harden
May 18, 2010 at 3:08 PM

gw juga suka film ini sis..
kirain bakal terjebak jadi film kelas b, tapi ternyata ga.Melebihi ekspektasi gw lah.
cuman ga begitu suka endingnya sih, kesannya kok terburu-buru gitu.

Terimakasih Harden atas Komentarnya di REVIEW: DAYBREAKERS

Post a Comment