December 28, 2010

REVIEW: THE TOURIST
























"It all started when he met a woman."

Angelina Jolie dan Johnny Depp dalam satu film? Siapa yang tidak tertarik untuk menonton! Sexiest Man dan Sexiest Woman Alive versi majalah People ini tentu saja membuat banyak orang ingin menyaksikan The Tourist. Di atas kertas, film ini memang sangat menjanjikan. Film bertema romantic thriller ini disutradarai oleh sutradara asal Jerman yang pernah menyutradarai film The Lives of Others (2006), Florian Henckel von Donnersmarck. Skripnya selain ditulis oleh Donnersmarck, ditulis juga oleh Christopher McQuarrie (The Usual Suspects) dan Julian Fellowes (Gosford Park). Terlebih seperti yang sudah saya singgung diatas, The Tourist menampilkan penampilan perdana kedua megastars Hollywood dalam satu frame. Sebelum menonton film ini, saya membayangkan kalau filmnya pasti akan menonjolkan sisi sensual kedua bintang utamanya itu dan ternyata perkiraan saya tepat. Kedua bintang inilah yang menjadi nilai jual utama The Tourist.

Film dimulai di salah satu kota terindah di dunia; Paris, dengan salah satu aktris tercantik Hollywood; Angelina Jolie. Elise Clifton-Ward (Angelina Jolie) sedang berada di Paris dan dimata-matai oleh kawanan intel Scotland Yard yang dikepalai oleh inspektur John Acheson (Paul Bettany). Mereka berharap agar Elise bisa membawa mereka kepada kekasihnya yang merupakan seorang buronan bernama Alexandre Pearce yang terlibat kasus pencurian uang dalam jumlah sangat besar. Sialnya, seorang turis asal Amerika bernama Frank Tupelo (Johnny Depp) yang malah kena batunya. Setelah ia berkenalan dengan Elise dalam perjalanan ke Venice di sebuah kereta, ia malah dikira sebagai Alexandre yang operasi plastik dan dikejar-kejar oleh kawanan intel dan juga bos besar mafia Rusia bernama Reginald Shaw (Steven Berkoff) yang tidak rela uangnya dibawa kabur ratusan juta dollar.

Saya akan mulai dari hal-hal baik dalam film ini. Pertama, saya suka pemandangan dalam film ini; Paris dan Venice bagi saya sangat indah dan romantis. Saya juga suka Johnny Depp, jadi terus terang saya asik saja tadi menonton. Angelina Jolie juga terlihat sangat anggun dan cantik sekaligus menggoda dalam The Tourist. Sisanya? Biasa saja. Plot cerita bisa dikatakan tidak ada yang istimewa, apalagi twist pada ending film yang menurut saya lumayan pasaran. Film ini terlihat sekali hanya menjual nama besar Angelina Jolie dan Johnny Depp, banyak scene yang memang terlihat mengekspos kedua bintang ini. Bukan hal buruk memang, karena kualitas akting Jolie dan Depp tentu sudah tidak perlu diragukan lagi. Sayangnya, chemistry mereka disini tidak maksimal, menurut saya kurang alami dan terlihat seperti dibuat-buat. Saya tidak mengatakan kalau film ini buruk juga, karena saya lumayan terhibur meskipun pastinya tidak akan memorable dalam ingatan. Nuansa Eropa sangat kental dalam film ini, jangan berharap banyak adegan tembak menembak dan action super seru, karena adegan romantis lebih menonjol dibanding action. Well, tidak ada salahnya menonton The Tourist sebagai hiburan, kapan lagi melihat Jolie dan Depp dalam satu film? :)






December 20, 2010

REVIEW: TRON: LEGACY 3D
























"The Grid. A digital frontier. Ships, motorcycles. With the circuit like freeways. I kept dreaming of a world I thought I'd never see."

TRON: Legacy is a good movie, but not a great one. Biar bagaimana pun saya harus mengakui kalau film ini sangat menghibur dari segi visual efek yang ditawarkan, namun di sisi lain plot ceritanya sangat dangkal. TRON: Legacy adalah sekuel dari sebuah film live-action produksi Disney yang kurang sukses pada tahun 1982 berjudul Tron. Film tersebut mendapatkan hasil Box-Office yang mengecewakan. Peruntungan kembali dicoba dalam sekuel terbaru ini yang tentunya memboyong teknologi visual yang lebih canggih, sepertinya kali ini TRON: Legacy berhasil mencapai angka yang lumayan, buktinya film ini berhasil menduduki peringkat satu dalam tangga Box-Office minggu ini. Terus terang, TRON: Legacy memang masuk ke dalam list 'most anticipated movie 2010' saya, trailernya yang keren pasti membuat semua orang yang melihat menjadi penasaran dan menaruh ekspektasi tinggi, terlebih pada versi 3D-nya. Entah apa karena ekspektasi yang terlalu tinggi, saya merasa kurang puas menonton versi 3D film ini. Tidak ada efek-efek 3D yang 'luar biasa', saya rasa menonton 2D saja sudah cukup keren karena memang setting dalam filmnya sudah dibuat sedemikian futuristik.

Film dibuka pada tahun 1989 dimana kita dikenalkan dulu kepada Sam Flynn, anak dari Kevin Flynn (Jeff Bridges); seorang pemilik perusahaan software komputer: Encom. Tiba-tiba Kevin menghilang dan Sam pun sedih ditinggal sang ayah. Dua puluh tahun telah berlalu, Sam (Garrett Hedlund) yang tadinya diasuh kakek dan neneknya sekarang sudah tinggal sendiri, dengan sisi financial berkecukupan, memiliki motor keren, dan tempat berteduh dengan pemandangan yang indah. Suatu hari kolega sang ayah mendatangi Sam dan berkata kalau ia mendapat pesan dari Kevin pada pager yang ia miliki. Sam pun mendatangi kantor lama ayahnya dan secara tidak sengaja ia tersedot dan masuk kedalam dunia digital hasil ciptaan sang ayah, The Grid. Kebingungan dan tidak tahu apa yang sedang dialaminya, Sam kemudian dipertemukan dengan sosok sang ayah yang masih tetap muda, tidak berubah sama sekali semenjak dua puluh tahun yang lalu. Tapi di sisi lain dalam The Grid, Sam juga bertemu sosok ayahnya yang sudah menua. Ternyata sang ayah juga menciptakan kloning dirinya, dan 'kembarannya' tersebut terlalu mengejar kesempurnaan sehingga bertindak semena-mena. Sam dan Kevin, ditemani Quorra (Olivia Wilde), bersama-sama menuju portal untuk kembali ke dunia manusia dengan waktu yang terbatas. Tentu saja mereka harus melewati dulu halangan dari Clu (kloningan Kevin Flynn) dan anak buahnya.

Kelemahan paling parah dari TRON: Legacy adalah plot dan dialog. Sedangkan nilai lebih datang dari segi visual efek dan soundtrack karya Daft Punk yang futuristik sehingga cocok dengan filmnya. Akting Garrett Hedlund sebagai pendatang utama di film ini lumayan baik, meskipun belum bisa disejajarkan dengan aktor-aktor muda Hollywood yang lain. Setelah ini Hedlund harus pintar memilih film yang akan dibintanginya agar namanya bisa segera menyusul Shia Labeouf dan lain-lain. Jeff Bridges tentu saja bermain baik, tetapi pada sosok Kevin Flynn muda, saya merasa efeknya terlalu 'lebay' sehingga Jeff Bridges malah terlihat seperti kartun, ohh well... Olivia Wilde juga tidak saya sangka bisa sekeren ini dengan perannya sebagai Quorra. Saya juga senang melihat Michael Sheen sekilas dengan peran uniknya sebagai Zuse. Secara keseluruhan, mungkin TRON: Legacy tidak sesuai dengan ekspektasi saya yang tinggi, namun menonton film ini dan mendapatkan suguhan efek yang modern dengan diiringi musik Daft Punk rasanya plot cerita dangkal bisa sedikit termaafkan. Jika anda mencari tontonan hiburan yang memang sudah anda ketahui hanya mengandalkan stunning visual effects, then go see this movie! Meskipun secara keseluruhan, saya merasa TRON: Legacy tidak akan tinggal lama dalam ingatan saya. :)






December 19, 2010

REVIEW: DEVIL

























"One of these people might be the Devil."

Pada poster Devil kita bisa membaca dengan jelas tulisan 'From the mind of M. Night Shyamalan', hal ini merupakan trik pemasaran yang bisa dibilang tidak terlalu pintar, tapi juga tidak terlalu bodoh. Tidak pintar karena film-film terakhir Shyamalan, seperti The Last Airbender (2010), The Happening (2008), dan Lady in the Water (2006) hancur lebur di pasaran. Tetapi tidak bodoh juga, karena dari Shyamalan lah The Sixth Sense (1999) yang fenomenal itu dihasilkan, seterusnya Unbreakable (2000) dan Signs (2002). Jadi bagaimana dengan Devil? Apa berhasil mengangkat nama Shyamalan lagi? Tidak terlalu. Tapi saya akui kalau ide Shyamalan dalam Devil lumayan bagus, eksekusi John Erick Dowdle selaku sutradara juga terbilang baik. Namun entah kenapa saya tidak terlalu merasa ada yang istimewa dalam film ini. Terror? Iya. Kaget? Iya. Seram? Lumayan. Bagus? Biasa.

Cerita Devil sederhana saja, tentang Tuhan dan iblis. Diceritakan kalau iblis itu ada disekitar kita dan iblis tersebut sedang mendatangi sebuah gedung dan mempunyai rencana jahat didalam sebuah lift. Dalam lift terdapat lima orang, tiga pria dan dua wanita. Sebelum sampai ke lantai yang sedang mereka tuju, lift tersebut tiba-tiba mendapat gangguan dan mati. Awalnya mereka biasa saja menanggapi hal yang memang sudah sering terjadi tersebut, sambil menunggu bantuan dari petugas gedung mereka mengobrol hal-hal ringan satu sama lain. Namun, kejadian aneh mulai terjadi, apalagi pada saat lampu lift tersebut mati. Satu persatu dari mereka mati dibunuh dengan sadis, sisanya tentu saja merasa takut dan was-was karena pembunuhnya pasti berada dalam lift tersebut. Sedangkan lift tak kunjung bisa diperbaiki, malah ketika diperiksa tidak ada yang bermasalah sama sekali. Iblis berada diantara kelima orang tersebut. Penonton dipersilahkan menebak kira-kira yang manakah sang iblis?

Saya lumayan menikmati menonton Devil, akan tetapi menurut saya durasinya terlalu pendek, hanya sekitar 80 menit saja. Namun hal ini mungkin dikarenakan jalan cerita yang memang sangat sederhana, sehingga bingung mau ditambahkan cerita apa lagi. Paling tidak, saya terhibur. Terus terang saya juga beberapa kali berteriak dan kaget akibat kejutan-kejutan yang disuguhkan dalam film ini. Saya juga suka sinematografinya, apalagi pada opening scene dan adegan-adegan dalam lift. Akting para pemain tidak ada yang istimewa, semua biasa-biasa saja. Tapi saya sempat melirik si tampan Logan Marshall-Green yang saya tau melalui peran kecilnya sebagai Trey Atwood dalam serial televisi The O.C. Secara keseluruhan, saya memang menikmati Devil sebagai tontonan akhir pekan saya, tetapi film ini pastinya tidak akan masuk ke daftar favorit saya atau anda. Hanya cukup sebagai tontonan seru-seruan di akhir pekan saja lah.. :)






December 16, 2010

68th ANNUAL GOLDEN GLOBE AWARDS NOMINEES + JAGOAN MOVIES PREDICTIONS




























Best Motion Picture - Drama

Black Swan (2010)

The Fighter (2010)

Inception (2010)

The King's Speech (2010)

The Social Network (2010)

(Saya baru menonton Inception dan The Social Network saja, sulit untuk memprediksikan mana yang akan menang karena tiga diantaranya belum ditonton. Namun, sepertinya The Social Network punya kemungkinan besar untuk menang. Harapan saya ada antara Inception atau The Social Network.)

Best Motion Picture - Musical or Comedy

Alice in Wonderland (2010)

Burlesque (2010/I)

The Kids Are All Right (2010)

Red (2010/I)

The Tourist (2010)

(Dalam kategori ini saya menjagokan The Kids Are All Right.)

Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Drama

Jesse Eisenberg for The Social Network (2010)

Colin Firth for The King's Speech (2010)

James Franco for 127 Hours (2010)

Ryan Gosling for Blue Valentine (2010)

Mark Wahlberg for The Fighter (2010)

(Akting Jesse Eisenberg sangat baik dalam The Social Network, sedangkan saya penasaran sekali dengan penampilan James Franco dalam 127 Hours yang baru akan tayang di Indonesia pada Januari 2011. Hmm..namun entah kenapa meskipun saya ingin Eisenberg atau Franco yang menang, sepertinya Colin Firth yang akan membawa pulang piala kali ini.)

Best Performance by an Actress in a Motion Picture - Drama

Halle Berry for Frankie and Alice (2010)

Nicole Kidman for Rabbit Hole (2010)

Jennifer Lawrence for Winter's Bone (2010)

Natalie Portman for Black Swan (2010)

Michelle Williams for Blue Valentine (2010)

(Lagi-lagi belum saya tonton semua! But I absolutely support Natalie Portman!)

Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Musical or Comedy

Johnny Depp for The Tourist (2010)

Johnny Depp for Alice in Wonderland (2010)

Paul Giamatti for Barney's Version (2010)

Jake Gyllenhaal for Love and Other Drugs (2010)

Kevin Spacey for Casino Jack (2010)

(I have nooo idea! Tapi mungkin saja Johnny Depp dalam Alice in Wonderland. Saya baru nonton Alice in Wonderland saja.)

Best Performance by an Actress in a Motion Picture - Musical or Comedy

Annette Bening for The Kids Are All Right (2010)

Anne Hathaway for Love and Other Drugs (2010)

Angelina Jolie for The Tourist (2010)

Julianne Moore for The Kids Are All Right (2010)

Emma Stone for Easy A (2010)

(Saya suka sekali dengan penampilan Annette Bening dalam The Kids Are All Right.)

Best Performance by an Actor in a Supporting Role in a Motion Picture

Christian Bale for The Fighter (2010)

Michael Douglas for Wall Street: Money Never Sleeps (2010)

Andrew Garfield for The Social Network (2010)

Jeremy Renner for The Town (2010)

Geoffrey Rush for The King's Speech (2010)

(Kalau ini hanya pakai feeling saja: Christian Bale?)

Best Performance by an Actress in a Supporting Role in a Motion Picture

Amy Adams for The Fighter (2010)

Helena Bonham Carter for The King's Speech (2010)

Mila Kunis for Black Swan (2010)

Melissa Leo for The Fighter (2010)

Jacki Weaver for Animal Kingdom (2010)

(Sama seperti diatas, pakai feeling lagi karena semuanya belum ditonton: hmm..mungkin Amy Adams?)

Best Director - Motion Picture

Darren Aronofsky for Black Swan (2010)

David Fincher for The Social Network (2010)

Tom Hooper for The King's Speech (2010)

Christopher Nolan for Inception (2010)

David O. Russell for The Fighter (2010)

(Sulit. Nolan, Fincher, atau Aronofsky? Saya tetap ingin Christopher Nolan yang menang, meskipun sepertinya David Fincher punya peluang besar.)

Best Screenplay - Motion Picture

127 Hours (2010): Danny Boyle, Simon Beaufoy

Inception (2010): Christopher Nolan

The Kids Are All Right (2010): Stuart Blumberg, Lisa Cholodenko

The King's Speech (2010): David Seidler

The Social Network (2010): Aaron Sorkin

(Absolutely Aaron Sorkin for The Social Network!)

Best Original Song - Motion Picture

Burlesque (2010/I): Samuel Dixon, Christina Aguilera, Sia Furler("Bound to You")

Burlesque (2010/I): Diane Warren("You Haven't Seen The Last of Me")

Country Strong (2010): Bob DiPiero, Tom Douglas, Hillary Lindsey, Troy Verges("Coming Home")

The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader (2010): Carrie Underwood,David Hodges, Hillary Lindsey("There's A Place For Us")

Tangled (2010): Alan Menken, Glenn Slater("I See the Light")

Best Original Score - Motion Picture

127 Hours (2010): A.R. Rahman

Alice in Wonderland (2010): Danny Elfman

Inception (2010): Hans Zimmer

The King's Speech (2010): Alexandre Desplat

The Social Network (2010): Trent Reznor, Atticus Ross

(Hans Zimmer for Inception! Memorable!)

Best Animated Film

Despicable Me (2010)

How to Train Your Dragon (2010)

The Illusionist (2010)

Tangled (2010)

Toy Story 3 (2010)

(Semuanya bagusss!! Tahun 2010 memang tahunnya animasi, kecuali The Illusionist karena saya belum nonton. Tapi semoga Toy Story 3 yang menang!)

Best Foreign Language Film

Biutiful (2010)(Mexico/Spain)

The Concert (2009)(France)

The Edge (2010)(Russia)

I Am Love (2009)(Italy)

In a Better World (2010)(Denmark)

(I Am Love saya belum nonton tapi banyak yang bilang bagus, begitu juga dengan The Concert. Karena saya cuma nonton Biutiful, oke Biutiful saja kalau begitu!)

Best Television Series - Drama

"Boardwalk Empire" (2009)

"Dexter" (2006)

"The Good Wife" (2009)

"Mad Men" (2007)

"The Walking Dead" (2010)

Best Television Series - Musical or Comedy

"The Big Bang Theory" (2007)

"The Big C" (2010)

"Glee" (2009)

"Modern Family" (2009)

"Nurse Jackie" (2009)

"30 Rock" (2006)

Best Mini-Series or Motion Picture Made for Television

"Carlos" (2010)

"The Pacific" (2010)

"The Pillars of the Earth" (2010)

Temple Grandin (2010) (TV)

You Don't Know Jack (2010) (TV)

Best Performance by an Actor in a Mini-Series or a Motion Picture Made for Television

Idris Elba for "Luther" (2010)

Ian McShane for "The Pillars of the Earth" (2010)

Al Pacino for You Don't Know Jack (2010) (TV)

Dennis Quaid for The Special Relationship (2010) (TV)

Édgar Ramírez for "Carlos" (2010)

Best Performance by an Actress in a Mini-Series or a Motion Picture Made for Television

Hayley Atwell for "The Pillars of the Earth" (2010)

Claire Danes for Temple Grandin (2010) (TV)

Judi Dench for "Return to Cranford" (2007)

Romola Garai for "Emma" (2009)

Jennifer Love Hewitt for The Client List (2010) (TV)

Best Performance by an Actor in a Television Series - Musical or Comedy

Alec Baldwin for "30 Rock" (2006)

Steve Carell for "The Office" (2005)

Thomas Jane for "Hung" (2009)

Matthew Morrison for "Glee" (2009)

Jim Parsons for "The Big Bang Theory" (2007)

Best Performance by an Actress in a Television Series - Musical or Comedy

Toni Collette for "United States of Tara" (2009)

Edie Falco for "Nurse Jackie" (2009)

Tina Fey for "30 Rock" (2006)

Laura Linney for "The Big C" (2010)

Lea Michele for "Glee" (2009)

Best Performance by an Actor in a Television Series - Drama

Steve Buscemi for "Boardwalk Empire" (2009)

Bryan Cranston for "Breaking Bad" (2008)

Michael C. Hall for "Dexter" (2006)

Jon Hamm for "Mad Men" (2007)

Hugh Laurie for "House" (2004)

Best Performance by an Actress in a Television Series - Drama

Julianna Margulies for "The Good Wife" (2009)

Elisabeth Moss for "Mad Men" (2007)

Piper Perabo for "Covert Affairs" (2010)

Katey Sagal for "Sons of Anarchy" (2008)

Kyra Sedgwick for "The Closer" (2005)

Best Performance by an Actor in a Supporting Role in a Series, Mini-Series or Motion Picture Made for Television

Scott Caan for "Hawaii Five-0" (2010)

Chris Colfer for "Glee" (2009)

Chris Noth for "The Good Wife" (2009)

Eric Stonestreet for "Modern Family" (2009)

David Strathairn for Temple Grandin (2010) (TV)

Best Performance by an Actress in a Supporting Role in a Series, Mini-Series or Motion Picture Made for Television

Hope Davis for The Special Relationship (2010) (TV)

Jane Lynch for "Glee" (2009)

Kelly Macdonald for "Boardwalk Empire" (2009)

Julia Stiles for "Dexter" (2006)

Sofía Vergara for "Modern Family" (2009)